Selasa, 29 Desember 2015

Ada Apa Dengan Sikap Ayah

Ada Apa Dengan Sikap Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Malam itu sungguh hening, aku tak bisa menyembunyikan kemarahanku saat itu, aku mencoba berbaring di tempat tidur dan memeluk bantal gulingku, berharap emosiku akan hilang. dalam pikiranku saat itu aku hanya memikirkan sikap ayah yang sore tadi memarahiku hanya karena aku meminta uang padanya, karena aku ingin membeli baju baru yang tadi siang aku lihat di sebuah tokok ketika aku pulang sekolah. aku sangat menyukai baju itu. tapi ayah malah menasehatiku dan berkata “jangan terlalu boros dalam hal uang, dan cobalah untuk menabung”. aku sempat mengadukan hal ini kepada ibu, tapi rupanya respon ibu terhadapku sama sekali tidak aku inginkan, ya.. ibu saat itu berpihak kepada ayah. dan berkata “turuti saja apa kata ayahmu, karena itu untuk kebaikanmu juga”.

Waktu menunjukan jam 20. 00 wib, aku pun langsung menarik selimutku dan tidur.
Tepat pada pukul 6 pagi Matahari menyambutku pagi itu dengan cerah, tapi tidak dengan sikap ku pada ayah, pada saat itu aku masih marah terhadap ayah, tapi rupanya ayah seakan-akan tidak tahu tentang sikapku terhadapnya, entah dia berpura-pura tidak tahu atau… ah sudahlah aku sangat benci pada saat itu. aku langsung berpamitan pada ibu untuk berangkat sekolah.

Bel pulang pun berbun
... baca selengkapnya di Ada Apa Dengan Sikap Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 26 Desember 2015

Malaikat Pun Menangis Ayah

Malaikat Pun Menangis Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sang fajar mulai bangun dari peraduannya, kicauan burung pun mulai terdengar saling bersahutan. Para ayam jantan sudah mulai bertengger dan berkokok dengan suara nyaring mereka untuk menandakan bahwa hari baru telah tiba. Perlahan para petani sudah mulai turun ke sawah mereka, dan beberapa pedagang sudah bersiap dengan dagangan mereka yang akan mereka bawa ke pasar. Tak mereka rasakan dinginnya bayu pagi yang semakin menusuk tulang rusuk mereka, yang sebenarnya usia mereka sudah terbilang cukup senja untuk bekerja. Tapi mereka tak merasakan itu semua karena mereka hanya berharap hari ini mereka bisa makan meski hanya dengan sesuap nasi saja.

Hanya bermodal sepeda tua seorang lelaki paruh baya mencari rizki di pasar yang biasa ia datangi. Dengan kayuhan sepeda yang perlahan lelaki itu menekuni pekerjaannya yang ia anggap sudah menjadi kewajibannya. Selama pekerjaan itu halal, ia akan terus menjalaninya hanya untuk anaknya yang berusia 5 tahun.

Dia adalah pak Rahmat, ia adalah seorang lelaki tua yang hidup di sebuah gubuk tua, bersama anak satu-satunya, Nesya. Semenjak kepergian istrinya setelah kelahiran Nesya, pak Rahmat hidup hanya dengan Nesya. Bagi pak Rahmat, Nesya adalah malaikat kecil yang akan menjadi obat jerih payahnya di masa senja pak Rahmat kelak. Dengan penuh rasa ikhlas pak Rahmat jalani puluhan meter jalan berbatu yang terjal, bermandikan keringat di bawah terik matahari, berbasah kuyup saat hujan mulai turun. Namun, semua itu tak pernah memu
... baca selengkapnya di Malaikat Pun Menangis Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 01 Desember 2015

Melaksanakan, Tidak Sekadar Mengetahui dan Mengerti

Melaksanakan, Tidak Sekadar Mengetahui dan Mengerti Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“In life, lots of people know what to do, but few people actually do what they know. Knowing is not enough! You must take action. – Dalam kehidupan ini, mayoritas manusia mengerti apa yang harus dilakukan, tetapi hanya sebagian kecil yang melaksanakan apa yang mesti mereka lakukan. Mengerti saja tak cukup! Anda harus melakukan tindakan nyata.” ~ Anthony Robbins

Fenomena dalam kehidupan sehari-hari memang sangat sering kita jumpai orang-orang yang cukup mengerti dan memahami tentang nilai-nilai moralitas, spiritual, teori tentang membangun kesuksesan, keluarga yang bahagia dan lain sebagainya. Mereka pun terdiri dari orang-orang yang cukup berpendidikan atau menguasai teorinya secara mendalam. Sebagian di antara mereka bahkan sengaja menghabiskan cukup banyak waktu dan uang untuk memahami konteks tersebut lewat seminar, diskusi, dan lain sebagainya.

Teori tentang nilai-nilai moralitas, spiritual, membangun kesuksesan, keluarga yang bahagia, kesehatan yang prima dan lain sebagainya itu pun sudah dikenal secara luas oleh masyarakat sejak berabad-
... baca selengkapnya di Melaksanakan, Tidak Sekadar Mengetahui dan Mengerti Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Wang Yung-ching, Sang Inspirator Kunci Sukses Berbisnis

Wang Yung-ching, Sang Inspirator Kunci Sukses Berbisnis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Wang’s entrepreneurial spirit and business sense are represented the best of Taiwan. – Semangat dan kecerdasan Wang dalam berbisnis menggambarkan sesuatu yang terbaik dari Taiwan,” Wu Poh-hing, pemimpin partai Nasionalis di Taiwan Wang Yung-ching (1917-2008) adalah pendiri Taiwan Formosa Plastics Group sekaligus orang terkaya di Taiwan. Perjuangan hidup pria yang lahir dari keluarga petani miskin di desa Hsintein, Taiwan itu penuh dengan tantangan dan legendaris. Perjuangan hidupnya sarat dengan inspirasi kunci sukses berbisnis.

Ia mengawali perjuangan mencari uang sebagai seorang kuli di sebuah toko beras pada usia 15 tahun. Melihat produk beras yang diperdagangkan saat itu kualitasnya buruk, maka ia terinspirasi untuk mendirikan pabrik beras. Dengan modal NT 200 hasil pinjaman dari ayahnya, Wang Yung-ching berusaha keras untuk menghasilkan beras berkualitas lebih baik, walaupun harus kerja lembur memilah beras dan beristirahat hanya 4-5 jam sehari.

Ia mencerminkan bahwa seorang pengusaha sukses harus bekerja ektra keras. Wang Yung-ching menunjukkan bahwa kemiskinan justru menjadi cambuk untuk berusaha keras agar ekonominya lebih maju. Energinya menjadi begitu besar untuk bertahan mengatasi tekanan hidup dan berusaha penuh semangat mencari uang. Hasilnya, produk beras Wang Yung-ching mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Walaupun produk berasnya disukai, tetapi ia selalu memberikan pelayanan terbaik. Ia men
... baca selengkapnya di Wang Yung-ching, Sang Inspirator Kunci Sukses Berbisnis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 23 November 2015

Memenangkan Perjuangan Hidup

Memenangkan Perjuangan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Life is struggle. The one who enjoys this struggle is the real winner. – Hidup adalah perjuangan. Siapapun yang menikmati perjuangan tersebut adalah pemenang sejati.” Anupama Kamble

Pada bulan November 2007, saya kembali mengunjungi kota Banda Aceh untuk meresmikan kantor cabang yang baru dan menyelenggarakan kegiatan sosial pada sebuah yayasan anak yatim piatu. Saat berjalan-jalan di kota tersebut, saya teringat kedahsyatan tsunami meluluh lantakkan semuanya, termasuk korban jiwa lebih dari 200 ribu. Kedahsyatan kekuatan tsunami nampak jelas dari kapal PLN seberat 2600 ton yang terseret sepanjang 7 kilo meter ke tengah kota dan menindih lebih dari 30 orang.

Saat itu empati masyarakat di Indonesia maupun manca negara sangat besar untuk membantu korban bencana. Semua orang peduli dan ingin menolong, tanpa membedakan ras, agama, warna kulit, dan latar belakang, dan lain sebagainya. Saya dapat merasakan begitu besar kepedulian dan cinta kasih masyarakat negri ini kepada orang lain.

Walaupun masyarakat belum sepenuhnya terlepas dari trauma pasca bencana, saya meilhat masyarakat disana sudah bangkit. Banyak proyek pembangunan dilaksanakan. Diantaranya adalah proyek pembangunan Perkampungan Persahabatan Tiongkok – Indonesia, berupa 765 rumah sederhana bantuan dari Tiongkok yang berlokasi di atas bukit. Kegiatan ekonomi disana melaju cepat, bahkan jal
... baca selengkapnya di Memenangkan Perjuangan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 20 November 2015

Sepuluh Kualitas Karakter

Sepuluh Kualitas Karakter Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ketulusan

Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh
semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena
yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan
kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau
memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”.
Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi
dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi
keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.


Kerendahan Hati

Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru
mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap
rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang
yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa
membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya
tidak merasa minder.


Kesetiaan

Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang
setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya
komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.


Po
... baca selengkapnya di Sepuluh Kualitas Karakter Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 19 November 2015

Berdoalah!

Berdoalah! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu (QS 40:60)

Larry Dossey adalah seorang doker, seperti dokter kebanyakan lainnya. Apa maksudnya? Ia adalah dokter yang mempercayai suatu kesembuhan terjadi karena faktor kimiawi obat yang diberikan ataupun usaha-usaha medical lainnya. Kesembuhan hanya merupakan faktor perubahan biologis semata, tanpa ada faktor pendukung lainnya. Dossey waktu itu memahami bahwa ilmu pengetahuan dan obyektifitas memberikan suatu kenyataan bahwa untuk memecahkan masalah kesehatan adalah dengan bantuan obat-obatan dan prosedur pembedahan.

Hingga suatu ketika, ditahun pertama ia praktek, salah seorang pasiennya mengidap kanker paru-paru yang sangat kritis. Pasien tersebut menolak semua tindakan medis. Satu-satunya yang pasien tersebut inginkan adalah sebuah usaha penyembuhan agar jemaat gereja mengelilingi tempat tidurnya selama jam besuk, dan kemudian berdoa tanpa henti atas kesembuhannya. Dossey waktu itu menyuruh pasien tersebut agar pulang ke rumahnya, karena bagi Dossey, tak ada lagi harapan kesembuhan baginya, karena pasien tersebut menolak semua perawatan medis.

Namun apa yang terjadi? Setahun kemudian pasien tersebut datang ke rumah sakit karena menderita flu berat. Ia datang karena menderita flu berat dan bu
... baca selengkapnya di Berdoalah! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 18 November 2015

Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. Ayah

Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kenapa.. kenapa harus aku? Semua takdir yang terjadi padaku bukanlah sebuah kebetulan. bukan pula sebuah cerita yang bisa terukir indah dalam hidup. Kenyataanku tak sesuai dengan harapanku. Tak dapat kurasakan bahagia itu, tak dapat kurasakan genggaman kasih sayang seorang ayah yang kurindukan, yang kudambakan. Tak dapat ku bandingkan diriku dengan orang lain. Kenyataannya aku berbeda dengan orang lain. Begitupun dengan kehidupanku. Aku berbeda, aku tak sama dengan mereka. Namun dalam hati ini tak dapat kutahan kesedihanku saat takdir seperti ini yang harus kujalani.

“Hey, akhirnya kita lulus juga Li..” Sahut Linda menyela lamunanku.
“Iya Lin..” Singkatku.
“Kuliah dimana kamu nanti Li?”
“Gak tau lin, kayaknya disini saja.”
“Kenapa gak di luar kota? aku sih rencana di yogya Li..”
“Gak tau juga aku, masih bingung.”

Apakah aku bisa kuliah atau tidak aku pun tak tau, karena tidak ada biaya. Mamakku pasti tak sanggup membiayainya, ucapku dalam hati.

“Hey, melamun lagi. Ayo kita ke kantin temenin bayar utang-utangku sama Bu Dina.” Ucap linsa sambil mera
... baca selengkapnya di Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Nasihat Ayah

Nasihat Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku adalah siswi kelas XI di SMPN 121 JAKARTA UTARA. Aku mempunyai cita-cita yang tinggi. Aku bercita-cita ingin menjadi seorang guru bahasa indonesia, karena aku sangat menyukai pelajaran di bidang sastra dan bahasa. Setelah lulus SMP nanti, aku sangat ingin melanjutlan ke SMAN 75, tetapi orangtua ku tidak mendukung niat ku ini.

Saat di rumah, aku dan keluargaku sedang berkumpul di ruang tamu, ayahku mengawali percakapan dengan menanyakan nilai rapot bayangan ku yang sudah dibagikan.
“Nak bagaimana dengan nilai rapotmu? Apakah kamu puas dengan nilai rapotmu?” tanya ayah kepada ku.
“Alhamdulillah, Yah! Nilai rapotku lumayan bagus, hanya 2 mata pelajaran yang dibawah KKM” kata ku.
“Dan aku sudah cukup puas dengan nilai rapotku. Bagaimana dengan Ayah? Apa Ayah puas dengan nilai rapotku?” kata ku lagi.
“iya Nak, Ayah juga sudah puas dengan hasil belajarmu. Pesan Ayah! Agar kamu rajin belajar lagi, supaya nanti bisa masuk SMA Ne
... baca selengkapnya di Nasihat Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 14 November 2015

Pria, Cinta dan Matahari

Pria, Cinta dan Matahari Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan.

Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia dan pria
berkata ingin menjadi matahari.

Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari, bukan kupu
kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga.

Wanita berkata ingin menjadi rembulan dan pria berkata ingin tetap
menjadi matahari. Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan
tidak bisa bertemu, tetapi pria ingin tetap jadi matahari.

Wanita berkata ingin menjadi burung Phoenix yang bisa terbang ke langit
jauh di atas matahari dan pria berkata ia akan selalu menjadi
matahari.

Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah berubah 3x namun
pria tetap keras kepala ingin jadi matahari tanpa mau ikut berubah
bersama wanita. Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali
tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari.

Pria merenung sendiri dan menatap matahari.

Saat wanita jadi bunga, pria i
... baca selengkapnya di Pria, Cinta dan Matahari Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 04 November 2015

Senja di Tepi Pantai

Senja di Tepi Pantai Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Aku menyayangimu seperti halnya, aku menyayangi saudaraku, Ku tak kan Biarkan waktu dan Usia memisahkan persahabatan kita. Ku kan teriakan pada dunia bahwa kau adalah sahabat terbaikku”

Aku masih ingat awal aku bertemu dengan gadis berambut panjang, bermata belo, berbibir tipis dan kulit kuning langsat. Langit berwarna biru bersih, mentari pagi yang menghangatkan badan, kicauan burung yang merdu dan sejuknya alam, Menjadi saksi bisu pertemuan kita. Waktu itu hari kedua aku memasuki Masa Orientasi Siswa di SMP Bunda Citra, saat aku ingin memasuki halaman sekolah aku mendengar teriakan wanita dari seberang jalan SMP Bunda Citra “Hey kamu”, aku merasa teriakan itu tertuju padaku, saat aku menoleh aku melihat seorang gadis sedang mendekatiku di gerbang sekolah yaitu kamu. “Ini” Tiba tiba kau memberiku sebuah dompet berwarna hitam, aku merasa pernah memilikinya!
“Tadi saat kamu turun dari angkutan umum aku melihat dompetmu terjatuh, aku sudah memanggilmu sedari tadi tetapi kau tak menoleh sedikit pun” Jelasnya
“Ohh trimakasih banyak, kau baik sekali, maaf tadi aku tak mendengar kau memanggilku” aku berter
... baca selengkapnya di Senja di Tepi Pantai Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 02 November 2015

Lara Prihatini Si Gadis Prihatin

Lara Prihatini Si Gadis Prihatin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Malam yang sunyi, itulah yang senantiasa menemani malam malam ku. Tak ada yang istimewa, bintang bertaburan seperti biasanya ditemani bulan separuh yang berwarna putih. Sesekali terdengar suara lolongan anjing yang sedikit membuat bulu roma merinding. No body special! padahal aku sangat menginginkan kehadiran tiga sosok inspiratif bagiku biarpun aku belum sempat mengenalnya, merabanya, merasakan hangat dekap tubuhnya, melihat indah senyum dan kelembutan tangannya. Ya itulah nasib sialku.

Akulah Lara Prihatini, gadis malang 19 tahun yang sejak kecil telah ditinggal mati kedua orangtuaku karena kecelakaan maut di daerah Jakarta Selatan 14 tahun silam. Sungguh menyedihkan memang. Waktu itu, aku dan adikku yang baru berumur 2 tahun hanya bisa menangis terisak isak menyaksikan kedua orangtuaku dibawa dengan ambulan lalu dimasukkan ke dalam keranda mayat dan dibawa dengan iringan lantunan shalawat menuju tempat peristirahatan terakhir mereka. Aku dan adikku yang masih kecil tak sanggup berbuat banyak apalagi adikku belum mengerti tentang kematian, mungkin ia mengira ayah dan ibu pergi rekreasi sebentar dan akan pulang dalam waktu dekat. Sejak kejadian itu, aku dan adikku dirawat oleh nenek dari ayah yang juga sudah renta. Beliau pun harus bekerja sebagai buruh cuci untuk membesarkan kami. Sungguh posisi yang sangat tertekan di tengah keterbatasan.

“Nek, biar La
... baca selengkapnya di Lara Prihatini Si Gadis Prihatin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 21 Oktober 2015

Aku Ibu dan Piano

Aku Ibu dan Piano Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Januari 1996
Alunan suara piano menyejukkan hati pendengarnya. Para juri menutup kedua matanya. Senyuman tersungging di bibir mereka. Gerakan jemari sang pianis bergerak dengan serasi dan lembut. Chopin – Etude Op 10 Number 3. 4 menit 21 detik. Dalam waktu 4 menit saja, semua orang di ruangan itu tersentuh hatinya. Satu persatu dari mereka berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah. Para juri tidak bisa berhenti tersenyum. Begitu juga dengan sang pianis. Sang pianis berdiri dan menghadap ke para penonton dan memberikan hormat dengan hati yang sangat puas.

“Keren banget!” Teriak Debby
“Aku sampe merinding tadi! Itu benar-benar pertunjukkan terbaikmu, Fhina!” Maria meranggkul sahabatnya itu.
Fhina tersenyum senang. Kedua tangannya memeluk piala yang baru saja ia dapatkan. “Makasih ya sudah datang tadi.”
“Makasih juga tiket gratisnya! By the way congratulation! You won the concert, baby!” Balas Debby.
“Iya selamat ya Fhina! Kamu memang patut dibanggakan!”
“Makasih! Makasih semuanya makasih! He he he”

Malam itu, Fhina pulang dengan piala barunya. Ia tak sabar untuk pulang dan mengabarkan berita hebat ini ke kedua orangtuanya. Ayah dan ibunya memang tidak bisa menghadiri konser sekaligus lomba hari ini. Mereka sibuk bekerja dari pagi sampai malam. Ka
... baca selengkapnya di Aku Ibu dan Piano Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 15 Oktober 2015

Doa dan Usaha

Doa dan Usaha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dikisahkan, ada seorang pemuda sedang naik sepeda motor di jalan raya. Tiba-tiba hujan turun dengan derasnya seperti ditumpahkan dari langit. Dengan segera ditepikan sepeda motornya untuk berteduh di emper sebuah toko. Dia pun membuka helm yang dikenakan dan segera perhatiannya tercurah pada langit di atas yang berlapis awan kelabu. Sambil menggigil kedinginan, bibirnya tampak berkomat-kamit melantunkan doa, “Tuhan, tolong hentikan hujan yang kau kirim ini. Engkau tahu, saya sedang didesak keadaan harus segera tiba di tempat tujuan. Please Tuhan…, please… Tolong dengarkan doa hambamu ini.” Dan tak lama kemudian tiba-tiba hujan berhenti dan segera si pemuda melanjutkan perjalanannya sambil mengucap syukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang telah mendengar dan mengabulkan doanya.

Di waktu yang berbeda, di cuaca yang masih tidak menentu, lagi-lagi hujan turun cukup deras dan kembali si pemuda berdoa memohon Tuhan menghentikan hujan. Tetapi kali ini huj
... baca selengkapnya di Doa dan Usaha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 14 Oktober 2015

Kemudahan Itu Ada Setelah Kesulitan atau Bersama Kesulitan?

Kemudahan Itu Ada Setelah Kesulitan atau Bersama Kesulitan? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Ardian Wahyudi Pernahkan Anda mengalami kondisi di mana ban mobil Anda bocor di jalan tol sementara Anda memiliki agenda rapat penting yang melibatkan keuntungan proyek ratusan juta rupiah yang akan segera dimulai?

Atau pernahkah Anda terjebak pada kondisi di mana anda berada di dalam bus menuju ke bandara di mana pesawat Anda akan segera berangkat tetapi Anda terjebak di dalam kemacetan lalu lintas?

Kira-kira bagaimana sikap dan reaksi Anda?

Untuk kasus pertama jika sikap anda Adalah dengan segera membuka pintu mobil, memasang segi tiga pengaman di belakang mobil Anda, lalu mengambil dongkrak dan ban pengganti, kemudian menyingsingkan lengan baju putih Anda dan segera bercucuran keringat mengganti ban mobil Anda. Setelah beres mengganti ban mobil, Anda memacu kendaraan Anda 150 km/jam menuju tempat rapat dan masih untung tiba dengan kondisi sehat, tetapi sesampainya di sana tanpa merapikan baju, Anda berlari menuju resepsionis dan di depan resepsionis tersebut Anda mengatakan akan ikut rapat tender. Dengan tersenyum-senyum sang resepsionis mengatakan bahwa “rapatnya udah selesai Pak … Lagian Bapak mau rapat pakai dandan mau perang … mukanya cemong dan hitam semua“. Maka selamat Anda segera dikaruniai kemudahan untuk kecewa atau marah.

Untuk kasus kedua jika sikap Anda adalah dengan segera berdiri dari tempat duduk Anda kemudian
... baca selengkapnya di Kemudahan Itu Ada Setelah Kesulitan atau Bersama Kesulitan? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 12 Oktober 2015

10 KEMAMPUAN UNTUK SUKSES MENJALANKAN BISNIS DENGAN INTEGRITAS

10 KEMAMPUAN UNTUK SUKSES MENJALANKAN BISNIS DENGAN INTEGRITAS Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

02 Desember 2007 – 11:01   (Diposting oleh: Editor)

”Strategi bukan hanya perkara menjadi yang baik pada apa yang Anda lakukan-Strategi adalah perkara menjadi berbeda dalam hal apa pun yang Anda lakukan. ~Michael Porter Professor di Harvard Business School

Hampir sebagian besar orang lebih senang menjadi pewirausaha. Menjadi wirausahawan atau pebisnis dianggap cara yang paling tepat dan cepat untuk mencapai kebebasan waktu dan keuangan. Realitasnya memang sumber penghasilan orang-orang terkaya di dunia 74 persen berasal dari berbisnis.

Tetapi berdasarkan statistik, kurang dari 20 persen pebisnis berhasil melewati tahun ke-5. Sebuah pepatah bijak mengatakan, “Bukan soal menang atau kalah, melainkan bagaimana Anda memainkan bisnisnya.” Artinya memang tak mudah menjalankan sebuah bisnis, karena tak hanya butuh modal keuangan maupun mental, melainkan kemampuan agar dapat menjalankan bisnis dengan baik hingga mencapai sukses dan berintegritas. Berikut ini beberapa kemampuan yang harus dimiliki untuk menjalankannya.

Kemampuan pertama yang harus dimiliki untuk menjalankan sebuah bisnis adalah bertanggung jawab untuk menyajikan produk atau jasa yang berkualitas dan memberi manfaat yang optimal terhadap konsumen. Hal itu akan melahirkan situasi di mana pebisnis dan konsumen sama-sama mendapatkan apa yang diinginkan dan saling diuntungkan. Sehi
... baca selengkapnya di 10 KEMAMPUAN UNTUK SUKSES MENJALANKAN BISNIS DENGAN INTEGRITAS Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 02 September 2015

Cara Mudah Meningkatkan Daya Ingat Kita

Cara Mudah Meningkatkan Daya Ingat Kita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ada pepatah dalam bahasa Inggris yang mengatakan ‘you are what you eat’. Apa yang Anda makan selain menggambarkan kesehatan fisik dan emosi Anda, juga mempengaruhi keadaan pikiran dan kesehatan sel-sel otak Anda. Menurut beberapa penelitian, ada beberapa jenis makanan yang menjauhkan kita dari penyakit Alzhaimer dan bentuk-bentuk lain dari Dementia atau gejala pikun karena proses penuaan.

Menurut Cynthia Green, PhD, pendiri dan direktur dari ‘the Memory Enhancement Program at Mount Sinai School of Medicine in New York City’ yang juga penulis buku ‘ Brainpower Game Plan Book’ mengatakan bahwa ada beberapa cara untuk memelihara agar sel-sel otak tetap muda, sehat, dan tajam serta mencegar otak dari perusakan yang disebabkan oleh peradangan. Yaitu dengan memilih makanan secara cerdas untuk memelihara sel-sel otak tetap cerdas disamping olah raga teratur plus mengerjakan ‘olah otak setiap hari dengan mengerjakan permainan-permainan yang merangsang perkembangan sel-sel otak.

Berikut ini ada 10 jenis makanan yang dianjurkan oleh Cynthia Green untuk meningkatkan ingatan dan kinerja otak kita:

1. Ikan yang berlemak: Misalnya ikan salmon, makerel, tuna, sardine kaya akan omega 3 yang sangat bermanfaat untuk kesehatan pikiran. Pada tahun 2006 di Tufts University menemukan bahwa pada orang-orang yang makan ikan 3 kali per minggunya memiliki kadar DHA tertinggi dalam darah mereka yang
... baca selengkapnya di Cara Mudah Meningkatkan Daya Ingat Kita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 03 Agustus 2015

Jalan Hidupku

Jalan Hidupku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ku pandangi langit sore ini. Terasa kelam dan redup, meski sebenarnya hari ini cerah. Namun hati yang risau ini membuatku merasa kelam. Aku duduk di depan rumah yang hanya berdinding kardus-kardus bekas. “Sampai kapan aku terus begini? Huft… Aku ingin sekolah,” ucapku dalam hati sambil melamun. “Dion, kamu nggak ngaji, Nak?” Tanya Ibu yang keluar dari pintu rumah. “Nggak, Bu. Dion lagi malas,” jawabku singkat.

Ibu menyandingku duduk di atas kursi panjang. Dan memberiku nasehat, agar aku tetap semangat dalam segala hal. “Lho, nggak boleh gitu donk. Memangnya kamu tidak ingin jadi orang sukses? Kamu ingin jadi dokter, kan? Ayo donk semangat, Dion nggak boleh malas ngaji yach. Siapa tahu kamu bisa jadi penerusnya Ustadz Falah (guru ngajiku),” tutur Ibu sambil mengelus rambutku. “Bagaimana Dion bisa jadi dokter kalau Dion nggak sekolah? Dion ingin sekolah, Bu…” jawabku cetus. Ibu hanya diam dan menundukkan kepala. Mukanya terlihat gelisah dan sedih. “Sabar ya, Nak. Bapak dan Ibu akan berusaha mencari uang untuk biaya sekolah kamu. Yach?” ucap Ibu sembari memelukku. Aku bersyukur mempunyai orang tua yang sangat menyayangiku. Akhirnya aku mau berangkat ngaji. Karena tak perlu mengeluarkan biaya, dengan semangat aku melangkah menuju masjid di dekat kampungku. Aku termotivasi oleh nasehat-nasehat Ib
... baca selengkapnya di Jalan Hidupku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 27 Juli 2015

Wiro Sableng #14 : Sepasang Iblis Betina

Wiro Sableng #14 : Sepasang Iblis Betina Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

MATAHARI yang tadi bersinar amat terik kinin sinarnya itu pupus di telan awan hitam yang datang berarak dari arah timur. Sesaat kemudian langitpun mendung hitam. Hujan rintik-rintik mulai turun disertai sambaran kilat dan gelegar guntur. Sekali lagi kilat menyabung. Sekali lagi pula guntur menggelegar membuat seantero bumi bergetar. Dan hujan rintik-rintik kini berganti dengan hujan lebat. Demikian lebatnya hingga tak beda seperti dicurahkan saja layaknya dari atas langit. Sekejap saja segala apa yang ada di bumi menjadi basah. Laut menggelombang, sungai menderas arusnya, sawah-sawah tergenang air. Selokan-selokan kecil banjir.
Di antara semua itu bertiup angin dingin yang mencucuk sampai ke tulang-tulang sungsum. Di kala setiap orang berada di tempat kediamarn masing-masing, di kala semua orang berusaha mencari tempat berteduh guna menghindari hujar; lebat itu, maka di samping sebuah bukit batu kelihatanlah dua sosok bayangan kuning berkelebat lari dengan amat cepatnya. Seolah-olah kedua orang itu tidak memperdulikan lebatnya hujan, tidak mengacuhkan deras dinginnya tiupan angin. Juga sama sekali tidak mau ambil perhatian terhadap batu-batu licin yang mereka lompati dalam lari mereka yang laksana terbang cepatnya.
Dan adalah lebih mengherankan lagi karen
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #14 : Sepasang Iblis Betina Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 26 Juli 2015

Gang Setan

Gang Setan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Semua terdengar memiliki irama ditelingaku. Setiap lantunan detik dari waktu yang terus berjalan ada bisikan dari pasir dijalanan yang tak disadari adanya. Arakan awan membawa lukisan sederhana dari biru dan putih terlewatkan oleh insan yang tengah beradu dengan sengat matahari.

Seperti hari biasanya dia sudah berdiri di pinggir trotoar menunggu si merah datang. Wajahnya kian kusam akibat terpaan panas jalanan dan asap kendaaraan yang sudah akrab dengan hidupnya. Topi coklat usang yang di dapat dari seorang pengendara sepeda motor dua tahun lalu di kemacetan lampu merah masih setia melindungi kepalanya.

“Kapan kau akan sadar?” seorang lelaki dengan tinggi seperti seorang polisi dan tusuk gigi yang tengah menari dimulutnya menghapuskan lamunannya ditepi jalan. Seorang yang memberinya segelas air segar sekaligus orang yang membuatnya tak ingin minum lagi. Setiap sore ia akan datang mencarinya dan memberinya sebungkus nasi berisi lauk tempe sambal atau bahkan ayam goreng. Mereka boleh saja sama-sama mengamen dilampu merah bermodalkan gitar dan suara yang biasa saja. Tetapi lelaki itu bisa mendapatkan sepuluh kali lipat dari hasil ia mengamen selama enam sehari.

“Aku sudah sadar sejak awal, kau yang kapan akan sadar dan.. sudahlah” ia pergi mendapatkan mobil mewah putih yang berada dibarisan depan lampu merah.

“Jangan k
... baca selengkapnya di Gang Setan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 20 Juli 2015

Wiro Sableng #107 : Hantu Tangan Empat

Wiro Sableng #107 : Hantu Tangan Empat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM

DI BALIK curahan air terjun Air Lajatuh tampak dua sosok mendekam tak bergerak. Mereka telah berada di tempat itu sebelum sang surya muncul menerangi bumi Latanahsilam. Dari sikap keduanya dapat diduga kalau mereka tengah menunggu sesuatu. Di langit awan pagi berarak biru. Dari arah timur serombongan burung melayang ke jurusan barat. Sosok di sebelah kanan mengusap wajahnya. Orang ini bertubuh besar kekar. Di pertengahan keningnya menempel sebuah benda menyerupai kaca sebesar kuku ibu jari kaki.

"Lagandrung, sejak dini hari kita berada di sini. Saat ini matahari sudah mulai tinggi. Orang yang kita tunggu belum juga muncul. Apa kau yakin dia akan datang ke sini?"

"Wahai adikku Lagandring! Jangan kau ragukan apa yang kuketahui dan kukerjakan. Sejak puluhan tahun, setiap pertengahan bulan ganjil Hantu Tangan Empat selalu datang ke tempat ini untuk membersihkan diri, berlangir bersiram air bunga. Sabarkan hatimu, kita tunggu saja. Dia pasti datang." menjawab orang di samping kiri Lagandring. Muka dan sosok tubuhnya sangat menyerupai Lagandrung karena mereka berdua memang adalah saudara kembar. Satu-satunya tanda yang membedakan sang kakak dari adiknya ialah kalau di kening Lagandring menempel kaca berwarna merah maka di kening Lagandrung melekat kaca berwarna putih.

"Yang membuat aku tidak sabar adalah
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #107 : Hantu Tangan Empat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 09 Juli 2015

The Symptom is The Solution

The Symptom is The Solution Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Judul artikel ini terinspirasi dari pernyataan Milton Erickson (1986), “The symptom is a solution.” Judul di atas sedikit berbeda karena saya mengubah “a” dengan “the” sebagai penekanan bahwa solusi dari satu masalah pasti dapat dicapai melalui simtom yang dialami klien.

Apakah yang dimaksud dengan”the symptom is the solution”?

Adanya suatu masalah disadari dan diketahui karena adanya simtom yang bisa dirasakan, baik pada level fisik maupun pikiran dan atau emosi. Dengan kata lain simtom ini berguna sebagai pemberitahuan resmi kepada diri kita akan adanya masalah yang perlu mendapat perhatian dan diselesaikan.

Simtom yang tidak terlalu mengganggu biasanya kurang mendapat perhatian. Biasanya bila intensitas gangguan yang ditimbulkan simtom telah cukup atau sangat mengganggu aktivitas sehari-hari barulah kita akan memberikan perhatian dan berusaha untuk bisa segera menghilangkan simtom ini.

Simtom ibarat asap. Tidak mungkin ada asap tanpa ada api. Dengan adanya asap kita dapat mencari dan menemukan api yang menjadi sumber munculnya asap. Selama api belum dipadamkan maka asap akan selalu muncul. Demikian pula simtom.

Ada dua pendekatan yang biasa digunakan dalam menyel
... baca selengkapnya di The Symptom is The Solution Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 01 Juli 2015

Perjuangan Revita

Perjuangan Revita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Nama gue Revita, gue tinggal di Jakarta Selatan. Sekarang gue sekolah di salah satu sekolah favorit dan terkenal di Jakarta, yaitu SMA Negeri 1, gue baru masuk tahun kemarin.

Malam minggu ini gue seperti biasa menghabiskan waktu dengan membaca dan membaca. Entah itu pelajaran, komik, ataupun novel. Kalau gak ngebaca ya gue sibukin diri untuk di depan komputer, ataupun berlatih main gitar. Yang penting gue gak ke luar rumah. Awalnya sih bisa dibilang bad mood banget di rumah terus-terusan. Tapi kalau udah terbiasa sih enak aja kok.

Dari gue kelas 2 SMP, gue gak boleh main yang gak jelas sama keluarga gue, yaa bisa dibilang gue dilarang main terus-terusan. Ada waktu buat main dan ada waktu buat belajar. Tapi main juga harus sewajarnya. Awalnya gue tuh ngerasa kesiksa kayak gini terus. Pasti lo pengen tau kan kenapa gue bisa kayak gini? nih ceritanya.

Dulu waktu gue masih duduk di kelas 1 SMP, gue hobi banget yang namanya main, hunting, ngumpul sama temen-temen. Biasanya gue sehabis pulang sekolah suka ke Mall, Main billiard, karaokean bareng temen-temen, hunting ke tempat yang bagus. Kerjaannya gitu-gitu aja.

Mungkin cara main gue udah dianggap jelek. Waktu gue SMP bisa dibila
... baca selengkapnya di Perjuangan Revita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 12 Juni 2015

Wiro Sableng #94 : Pedang Naga Suci 212

Wiro Sableng #94 : Pedang Naga Suci 212 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : TUA GILA DARI ANDALAS

SATU

Walau saat itu menjelang tengah hari namun puncak Gunung Gede diselimuti kelapan mencekam. Langit hitam kelam ditebali awan hitam mendung bergulung. Angin bertiup kencang mengeluarkan suara aneh. Suara deru hujan deras seolah langit koyak terbelah. Udara sangat dingin membungkus puncak gunung. Ditambah dengan gelegar guntur yang sesekali ditimpali sambaran petir membuat suasana benar-benar menggidikkan.

Di tepi sebuah telaga yang terletak di puncak timur Gunung Gede, dua sosok tubuh tampak duduk bersila di tanah yang becek. Sepasang lengan dirangkapkan di depan dada. Mereka tidak bergerak sedikitpun seolah telah berubah menjadi patung tanpa nafas. Sekujur tubuh ke dua orang ini basah kuyup mulai dari rambut sampai ke kaki. Hawa dingin luar biasa membuat tubuh mereka sedingin es! Dua orang ini tidak sedang bersamadi atau bertapa karena sepasang mata mereka memandang tak ber-kesip ke tengah telaga yang airnya mengeluarkan riak seolah mendidih dan mengepulkan asap putih.

Orang di sebelah kanan adalah seorang pemuda berpakaian dan berikat kepala putih. Wajahnya tampan dan memiliki sepasang mata besar dengan pandangan tajam tak berkesip menyorot ke arah telaga. Di samping kiri si pemuda duduk
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #94 : Pedang Naga Suci 212 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 24 Mei 2015

Wanita Kertas

Wanita Kertas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sebuah catatan kecil seorang wanita yang memiliki sifat seperti kertas, lembut dan penuh lekukan. sebuah cerita seorang wanita yang hidup sendiri tanpa ada 1 cinta pun yang ia punya saat ini, hingga suatu saat cinta itu datang dan membuat hidupnya berubah.

Suara hujan begitu berisik membangunkan gadis kecil yang tertidur pulas pagi itu, dia terbangun terbangun dari tempat tidur kardusnya, gadis kecil ini memarah kecil kepada hujan “hujan tolong kau basahkan tempat lain asal jangan rumah ku yang tak kuat menampung airmu hujan” ucap gadis itu dengan raut wajah sedih, gadis ini sempat menutup mukanya karena ia malu kepada hujan karena dia terlalu cengeng, gadis ini bangkit dari tempat kumuhnya menuju kolong jembatan mencari sisa botol minuman, mungkin gadis kecil ini haus, dan tidak lama dia mendapatkan botol air minum tetapi airnya hanya 1 tetes tidak pun membasahi lidah kecilnya, dia menangis dia membuang botol itu, dan dia tidak sadar bahwa botol yang ia buang bisa menampun air hujan, yang bisa ia minum untuk saat ini, dia melihat botol tadi itu tertampung air sampai penuh, dia berdiri dan berlari mengambil botol air, ketika dia meminum air itu dia mengucap syukur pada tuhan yang menurunkan hujan pagi ini “maafkan aku tuhan, ternyata hujan yang engkau turunkan begitu berarti untukku”.

Sekarang gadis kecil ini berjalan membawa tas karung berisi barang barang tak layak, setelah dia j
... baca selengkapnya di Wanita Kertas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 25 April 2015

Meja Kayu

Meja Kayu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih.

Keluarga itu biasa makan bersama diruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.

Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. "Kita harus lakukan sesuatu," ujar sang suami. "Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini." Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan.

Disana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek. Sering, saat keluarga itu sibuk dengan makan mal
... baca selengkapnya di Meja Kayu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 10 April 2015

Ibu Berkobar Cinta-3

JATUH KE DALAM SUMUR


Saat itu, aku sekitar berumur 3 atau 4 tahun. Aku bermain ke rumah teman. Masih tidak terlalu jauh, tetangga, dan masih ada hubungan keluarga. Kakak iparku sedang bekerja di rumah temanku itu. Dan aku asyik bermain-main dengan beberapa teman yang dekat dari rumah tersebut.

Entah apa yang membawa aku, beserta teman-teman ke area sebuah sumur yang pada saat itu airnya lagi kering. Maklum lagi musim kemarau. Dimana-mana banyak sumur yang kering, kecuali di tempat-tempat tertentu saja.

Sampailah pada sebuah permainan yang berbahaya. Aku dan juga teman-teman yang lain main lempar batu ke dalam sumur. Pada saat itu, aku masih belum menyadari arti bahaya itu. Sumur tersebut tidak bertembok pinggirnya, hingga memang rawan kecelakaan. Saat itu aku membawa batu yang cukup besar untuk ukuran umurku. Maka, pada waktu aku lempar batu besar itu, pas tersangkut di sarung yang kuselempangkan di pundak. Tak ayal, aku pun turut serta masuk ke dalam sumur. Untungnya sumur tersebut tidak terlalu dalam. Sekitar 5 sampai 7 meter.

Aku tidak sadar apa yang terjadi. Di dalam sumur, aku masih ingat, menangis sambil memanggil kakak perempuanku.

"Kakak...kakak...tolong!"

Padahal saat itu aku tidak bermain dengan kakakku. Mungkin sudah ngawur, yang terlintas dalam benakku, wajah kakak yang pada saat itu ada entah dimana.


Teman-temanku yang lain pun langsung buyar. Mungkin takut, atau entah seperti apa perasaannya. Memberitahukan pada kakak iparku, kalau aku jatuh ke dalam sumur.

"Apa, jatuh?"

Kakak iparku terkejut dan langsung menuju lokasi kejadian. Tanpa berpikir dua kali, ia masuk ke sumur, menolongku. Aku tidak mengalami luka yang serius. Hanya lecet-lecet, dan mungkin ada tulang yang 'roga.'

Kabar tentang aku yang jatuh ke sumur pun menyebar. Para tetangga banyak yang berdatangan. Dengan beragam perasaan simpati. Pada saat itu lagi bulan puasa. Kata orang rumah, 'locanan.' Bermain atau mengerjakan sesuatu harus hati-hati. Cenderung berakibat celaka. Aku ditawari makan pisang.

"Enggak, kan aku puasa."

Ibu baru pulang dari sumber mencuci pakaian. Belum sampai di rumah sudah mendengar kabar kalau aku jatuh. Tangis pun pecah saat itu juga. Sesampainya di sisiku, ibu yang sedang menangis langsung merengkuh dan memelukku. Aku damai dalam pelukan kasih ibu. Dalam hati aku berkata,

"Jangan cemas Ibu, aku tidak apa-apa kok!"

Tentu saja, sebagai orang tua akan merasa cemas akan kondisi anaknya yang jatuh. Pikir ibu, aku jatuh di sumur dekat rumahku. Memang, sumur di dekat rumahku itu cukup dalam. Sekitar 15 meteran lebih. Kalau jatuh di sana, mungkin aku tinggal nama saja. Meninggal, menemui yang kuasa. Masya Allah.

Sekitar sepekan aku tidak ke mana-mana. Masih trauma, dan sakit karena jatuh pun masih terasa. Aku sudah dibawa ke tukang pijat. Katanya tidak apa-apa. Ya, Alhamdulillah, kalau aku tidak apa-apa.

Tentu saja rasa cemas ibu masih membekas hingga saat ini. Wajah itu begitu teduh, damai dalam pelukan ibu. Aku tidak bisa melupakan suara lembut ibu. Juga elusan kasih sayangnya yang tidak mungkin tergantikan oleh siapa pun juga.

Ya Allah, ampunilah ibuku, ayahku, yang telah memberi bekal kehidupan padaku, hingga aku besar dan dapat melakoni kehidupan ini. Amin!


Smp, 23/03/2015

Kamis, 26 Maret 2015

MENAUT RIAK CINTA(NYA)

MENAUT RIAK CINTA(NYA)
Jejak tilas kepulangan
mentari karam di palung senja
sejak kicau gagak bermuara lesap
di sepanjang tarian utas bercagak
Jalan langit pintu berderit
langkah pun kandas, dijemput Robb
basah tanah, terhunjam 'selamat'
di bantaran jembatan taubat
Deras,
laut pun berucap tahmid, tahlil
mengepul jiwa menderas
tentang ada, dalam tiada, fana
mencengkeram roh berbaris sigap
Lenguh napas pun tersingkap
merajam rindu, cinta bertalu
nafirikan laksa sesal
di ujung ajal tiada tertanam
Ibu,
Samudra cintamu berpujangga
tentang keriput ilalang
bertasbih dalam diam, senyap
di palung degup hati terdalam
Ibu,
Dalam rengkuh rinduku
cintamu bertabur mahligai
aku rebah dalam doa
menunggu titah erat menjamah
Ibu,
Doaku mengeja alif namamu
pada setiap hela angin surga
di relung cinta-Nya
Amin!
Smp, 24/03/2015

Senin, 23 Maret 2015

Ibu Berkobar Cinta -2

SAAT AKU SAKIT


Seperti kanak-kanak pada umumnya, aku juga terkadang sakit. Biasa, karena masuk angin atau tersebab oleh lainnya. Pada saat demikian, aku harus istirahat total. Tidak boleh bermain, tidak bisa bergurau dengan teman-teman. Tidak bisa berbuat apa-apa. Ya, hanya tidur dan istirahat.

Pada saat itu, yang jadi embun penyejuk hanyalah ibu. Ya, ibu yang menjadi tumpuan rasa sakitku. Kata-kata yang lembut, dan elusan tangan ibu, membuat aku serasa damai. Tenang dalam rengkuh peluk ibu dengan laksa cinta.

Lebih dari itu, biasanya ibu akan membuatkan akau bubur, atau jamu yang entah bagaimana cara buatnya. Yang masih terinngat dalam benakku, biasanya ibu akan membakar pangkal linggis (rajang, Madura) sampai berwarna merah, kemudian dicelupkan ke racikan jamu. Karena enak dan manis aku suka sekali dengan jamu racikan ibu ini.

Jamu semacam itu sekarang sudah tidak zamannya lagi. Sudah tersedia di toko-toko obat maupun di warung-warung terdekat. Masa aku dulu, jangankan uang untuk berobat, untuk makan saja susahnya luar biasa. Ya, itu dulu, dan Alhamdulillah, saat ini segala obat sudah tersedia dan harganya terjangkau.

Masih terasa hangat pelukan ibu saat aku sakit. Atau elusan cinta dengan kata-kata lembut yang menentramkan hatiku. Aku merasa tenang dan damai manakala ibu ada di sisiku. Melihat raut cemas ibu, adalah kenikmatan sendiri yang tiada tara.


Pada suatu ketika, aku dan keluarga menghadiri suatu undangan. Entah undangan apa , aku sudah lupa. Aku masih sangat kecil waktu itu. Tetapi, aku sudah kuat berjalan meski jarak sangat jauh. Mungkin karena bersama-sama, ramai, dan menyenangkan.

Saat pulang, entah karena apa aku terserang demam. Sebenarnya aku sudah tidak kuat untuk berjalan. Namun karena aku tidak ingin merepotkan ibu, aku masih mencoba berjalan dengan sisa-sisa tenagaku. Meski akhirnya aku harus menyerah.

Ya, Allah. Saat itu, ibu menggendongkku dengan susah payah. Meski tidak kudengar keluhannya, tapi rasa lelah pasti ada. Aku merasa berdosa bila teringat kejadian itu. Walaupun tidak oleh kesengajaanku. Allahu Akbar! Benar memang kasih ibu tak terhingga sepanjang masa.


Smp, 23/03/2015

Ibu Berkobar Cinta -1

IBU BERJUANG SENDIRI


Kata ibu, juga kata saudara-saudaraku, kata paman dan tetanggaku, aku lahir dari rahim ibu tanpa disambut oleh ayahku. Pada saat aku dilahirkan, ayah lagi berjuang di negeri orang untuk nafkah keluarga besarku. Jadi ibu, ditemani oleh kakak-kakakku, juga dukun beranak, yang pada saat itu masih sulit adanya bidan, yang menyambut kelahiranku ke dunia ini.

Aku enam orang bersaudara. Aku anak kelima, di bawahku masih ada adikku lagi. Jadi, aku termasuk keluarga besar. Ya, pada saat itu masih belum ada program KB, atau memang ada, tetapi ibuku tidak tersentuh oleh program 'dua anak cukup' tersebut.

Malam hari, dengan proses yang cukup melelahkan, aku lahir ke dunia. Menghentak, menangis,  menerjang, menikmati kebebasan yang selama kurang lebih 9 bulan lamanya, menghuni rahim ibu yang hangat. Gelap dalam terang yang berbinar, atau pengap dalam kehangatan cinta dan kasih ibu.
Ibu, dengan kesabaran yang luar biasa, dari raut wajah yang menerima apa adanya, menimang dan mengasuhku dengan cintanya. Cinta yang tidak pernah tergantikan oleh siapa pun. Kasih yang selalu ada sepanjang waktu. Sabar yang tulus terpatri dalam keikhlasan yang tiada tanding.

Maka, aku pun dibesarkan oleh kasih sayang ibu. Aku belajar, bagaimana ibu berjuang. Berjuang untuk menahan lapar. Berjuang untuk terus bersyukur dengan kondisi apa pun. Belajar bertahan hidup, dengan kondisi ekonomi yang jauh dari kata sejahtera. Makan dengan seadanya, bahkan mungkin saja ibu tidak makan demi anak-anak yang harus kenyang. Begitulah cinta ibu, ia akan lapar paling duluan, dan kenyang paling  belakangan. Semua demi rasa cinta yang mengalir di darah ibu yang merah. Sebuah keberanian hidup, rasa tanggung jawab untuk anak yang tak lekang oleh cinta. Ya, cinta ibu tak pernah lapuk, hingga hayat menjemput.

Perjuangan ibu belum berakhir. Ya, ibu terus melawan berbagai tantangan. Selalu ada dalam setiap saat, waktu serasa tak cukup untuk sebuah cinta. Ya, cinta ibu yang terus mengalir sepanjang masa.


Smp, 22/03/2015

KISAH SEDIH WANITA PENGHIBUR; JUGUN IANFU

KISAH SEDIH WANITA PENGHIBUR; JUGUN IANFU
PAHLAWAN PEREMPUAN YANG TERKORBANKAN LAHIR DAN BATIN
(Apresiasi Puisi Haidar Hafeez: Happy Birthday Indonesia)
 
Pendahuluan
 
Sungguh, saya termasuk salah seorang yang terlambat dalam meng-up date informasi. Salah satunya adalah kisah perempuan muda Indonesia yang dipaksa untuk melayani nafsu birahi tentara Jepang. Betapa miris hati saya, saat membaca beberapa artikel yang terkoneksi dengan kisah pilu ini. Kisah yang menyayat hati. Perempuan-perempuan suci yang melacurkan diri karena kekejaman dan keserakahan penjajah (Jepang). Dipaksa, diperkosa, diintimedasi, dan bahkan mengerang dalam jerit sisa hidupnya yang terkorbankan. Mereka bahkan mengorbankan nyawa.
 
Tiba-tiba air mata saya menetes. Deras mengalir, mengiringi kelana jiwa resah Jugun Ianfu. Hatiku menjerit, melolong, dan berteriak laknat penjajah keparat. Saya hanya mampu membayang, betapa air mata jiwa perempuan muda, yang dirampas paksa oleh para penjajah, menganak sungai, mengalir membasahi bumi pertiwi. Tetapi mereka tidak berdaya, sekalipun jiwa berontak untuk terlepas dari kubang neraka. Hanya pilu hati yang terus menghantam dinding-dinding barak, sebagai saksi sunyi di antara nafsu iblis yang terus menggorogotinya.
 
Jugun Ianfu adalah ibu saya. Ibu Anda dan pahlawan yang tak bertanda. Betapa mereka terus berjuang, meretas jaring-jaring penjajahan, dan merajut benang-benang kemerdekaan. Jugun Ianfu adalah cinta saya, kekasih saya, yang selalu hadir dalam jiwa merdeka. Mereka terus berteriak nyaring, melolong menembus langit ke-tujuh. Melahirkan generasi pejuang, dari rahim pengorbanan yang tidak bisa dinilai.
 
Sehubungan dengan kisah pilu ini, balada cinta tanah air dengan selaksa pengorbanan, Haidar Hafeez  mengingatkan saya, Anda sekalian, tentang orang-orang suci, yang rela mengorbankan segalanya, kehormatannya, oleh biadab tangan-tangan laknat penjahat. Berikut ini puisi yang saya masksudkan.
 
Apresiasi Puisi Perjuangan Kemerdekaan
 
Haidar Hafeez
HAPPY BIRTH DAY INDONESIA

Kau lahir dari rahim
Perempuan "Jugun Ianfu”

Pasuruan 16/8/13
Jugun Ianfu , perempuan belia yag diculik dan dipiara dibarak militer jepang dijadikan pemuas sex ribuan serdadu Jepang. Ada keyakinan bila ingin menang perang harus pesta sex terlebih dahulu. Perempuan Jugun Ianfu dari vaginanya juga memekik merdeka atau mati.

Dari judul puisi, //Happy Berthday Indonesia//, dengan sangat mudah kita dapat menangkap mau-maksud dari kreator. Yaitu sebagai ungkapan selamat (greeting), atas lahirnya kemerdekaan Indonesia (freedem of independen), dibacakannya teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Sebuah keinginan yang teramat sederhana. Agar Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera, bangsa yang bermartabat, bangsa yang punya kredibilitas di mata internasional.

Happy birthday adalah ‘selamat ulang tahun’, sebuah ungkapan rasa syukur kepada Allah swt. atas segala nikmat, karunia, serta pemberian yang melimpah terhadap kita. Uangkapan terima kasih ini, biasanya juga dialamatkan kepada kita, saat hari lahir tiba. Tetapi, apakah sesederhana itu yang kreator puisi inginkan? Mari kita teruskan pada larik pertama puisi ini.

//Kau lahir dari rahim// adalah larik yang pertama. Bukan merupakan kalimat utuh, kerena masih memerlukan frase berikutnya. Kau adalah kita, saya, mereka, dan kalian semuanya tanpa kecuali. Sahabat saya maksudkan dengan pokok kalimat ‘kau’ adalah sebagai part prototo, menyebutkan sebagian, tetapi dimaksudkan untuk keseluruhan. Jadi kita terlahir dari rahim. Rahim secara harfiah adalah tempat kita dibesarkan di dalam kandungan ibu kita masing-masing. Tetapi di sini, adalah rahim yang jauh akan memberikan banyak reaksi, banyak air mata yang terkuras, karena rahim ini adalah rahim suci yang terkorban oleh keserekahan penjajah.

Pada larik berikutnya, dari bentuk puisi kuplet; sebuah stanza dua baris (tidak boleh lebih), dan tujuh larik (juga tidak boleh lebih) adalah  //Perempuan “jugun ianfu”//. Larik kedua ini merupakan enjambemen dari larik sebelumnya. Sehingga kedua larik merupakan satu kesatuan yang utuh, atau dengan kata lain satu kalimat sempurna. Perempuan adalah manusai berjenis kelamin wanita, punya ciri-ciri khusus yang sebagianbesar berbeda dengan laki-laki.

Sementara “Jugun Ianfu”, sahabat Haidar Hafeez menggunakan penanda dua tanda petik sebagai penekanan maksud dalam visi dan misi puisi ini. Bahwa ada perempuan, atau gadis yang terkorbankan oleh kekejaman penjajah, dan bahkan jauh lebih menyakitkan dari itu, mereka terstigma negatif dengan kondisi refleksi mereka. Mereka merasa terkucilkan, ter-marjinal-kan, bahkan merasa malu untuk beraudiensi dengan masyarakat sekitar.
 
Sahabat Haidar Hafeez, mengingatkan kita bahwa hakikatnya dalam HUT kemerdekaan ini, tersebab oleh pengorbanan wanita-wanita suci, yang semestinya kita hormati.
 
Kisah Sedih Wanita Suci
 
Sekilas di bawah puisinya, Haidar Hafeez  memberikan atensi sehubungan dengan Jugun Ianfu. Ia menulis “Jugun Ianfu , perempuan belia yag diculik dan dipiara di barak militer jepang dijadikan pemuas sex ribuan serdadu Jepang. Ada keyakinan bila ingin menang perang harus pesta sex terlebih dahulu. Perempuan Jugun Ianfu dari vaginanya juga memekik merdeka atau mati.”  Dari atensi ini dipahami bahwa perempuan-perempuan Jugun Ianfu juga mempunyai semangat pengorbanan untuk meraih kemerdekaan.
 
Dalam sebuah blognya, Wiyoto mengatakan bahwa, Jugun Ianfu adalah perrempuan penghibur bagi tentara Jepang. Stigma negatif dan pencemaran nama baik yang mereka terima dari masyarakat, serta perasaan bersalah telah membuat mereka berdiam diri tentang pengalaman buruk yang mereka alami. (http://uniqpost.com//77979/cerita-sedih-jugun-ianfu/). Stigma ini semakin menambah luka hati para perempuan Jugun Ianfu. Tetapi mereka tidak berdaya. Mereka pasrah dengan keadaan yang ada. Mereka hanya berserah sepanuhnya kepada Allah swt.
 
Sementara Hilde Janssen (wartawan), pada pembukaan pameran oleh Jan Banning (fotografer) bertajuk “Jugun Ianfu” di Erasmus Huis Jakarta mengatakan,
 
“Pemerintah Indonesia hampir tidak pernah memperhatikan masalah ini. Selama pemerintahan Orde Baru, wanita-wanita ini telah diperingatkan untuk tidak bercerita tentang kisah mereka. Pada saat itu, pemerintah Indonesia khawatir kehilangan peluang perdagangan dan investasi dari Jepang.”
 
Jelas-jelas sebuah pelecehan dan pemerkosaan hak asasi manusia. Tidak ada rasa prihatin terhadap pengorbanan para Jugun Ianfu.  Padahal pengorbana mereka cukuplah besar. Pengorbanan fisik, dan pengorbanan batin. Tetapi mereka tidak mendapatkan tanda jasa. Mereka dibiarkan dalam kesakitan dan kesengsaraan yang luar biasa, lahir dan batin.
 
Padahal, Dr. Hirofumi Hayashi seorang profesor dari Jepang di dalam penelitiannya telah membenarkan adanya praktik Jugun Ianfu (wanita penghibur, PSK, pelacur, perek, lonte, senno’, dsb). Ia mengatakan bahwa ada sekitar 20.000 sampai 30.000 wanita Jugun Ianfu yang dipekerjakan oleh tentara Jepang pada saat perang dunia II. Ini menjadi transparansi indikasi bahwa praktik wanita penghibur benar-benar terjadi.
 
Jugun Ianfu terstigma seumur hidup. Menurut siaran pers dari Musium Kunsthal, para perempuan ini ditarik paksa dari rumah-rumah mereka atau dari jalanan oleh tentara Jepang. Mereka dipaksa bekerja dalam rumah bordil yang dijaga ketat oleh militer. Beberapa di antara mereka akhirnya terjebak di bordil-bordil tak resmi, di barak-barak, pabrik, atau tenda-tenda, atau diseleksi untuk menjadi gundik dari tentara Jepang. Tentu mereka menjadi budak para tantara Jepang karena kekejaman penjajah. Secara nurani, mereka ingin lepas dari setiap bentuk per-gundik-kan, namun tangan-tangan kekar penjajah yang berhati iblis jauh lebih kuat dari tenaga sekadar wanita lemah. Mari kita suarakan bersama, dengan segenap kekuatan yang ada untuk mengangkat derajat wanita-wanita Jugun Ianfu, sebagai ‘pahlawan’ yang harus kita hormati.
 
Terkadang, rasa malu dan perasaan bersalah, menjadi bagian terbesar dari alasan Jugun Ianfu tidak menceritakan kondisinya. Seperti yang diungkapkan oleh Any Yentriyani, Commessioner dan Head of Subcomession, Komnas Perempuan, pada diskusi “Mari Bicara Kebenaran” di Erasmus Huis, senin, 16/08/2010.
 
“Perasaan malu dan takut sering kali membuat perempuan tidak mau mengakui perbudakan yang menimpanya. Selain itu, pengakuan tersebut dianggap sebagai pencemaran nama baik bangsa.”
 
Jugun Ianfu terus diteriakkan untuk dingkat ke permukaan. Masih ada orang-orang yang simpati terhadap keberadaan Jugun Ianfu. Mereka berusaha untuk mencarikan keadilan. Mereka terus berjuang, berdaya upaya untuk memperjuangkan nasib Jugun Ianfu, supaya menajadi manusia yang bermartabat, diakui sebagai bagian dari pembangun bangsa.
 
Sastrawan, Pramoedya Ananta Toer menyampaikan,
 
“Kalian para perawan remaja, telah aku susun surat ini untuk kalian, bukan saja agar kalian tahu tentang nasib buruk yang akan menimpa para gadis seumur kalian, juga agar kalian punya perhatian terhadap sejenis kalian yang menjalani kemalangan itu... Surat kepada kalian ini juga semacam protes, sekalipun kejadiannya telah puluhan tahun yang lewat.” (http://m.kompasiana.com/post/sejarah/2012/09/25/jugun -ianfu-potret-kelam-wanita-indonesia/)
 
Salah satu protes yang dikemukakan oleh sastrawan terkenal, Pramoedya Ananta Toer ini, menjadi bagian dari sebuah upaya untuk mengangkat derajat wanita Jugun Ianfu. Agar mereka tidak termarjinalkan dengan stigma negatif yang selama ini mereka sandang. Maka salah seorang di antara kita pun, berteriak lantang dengan puisi 2,7, yaitu saudara Haidar Hafeez.  Tentu di antara kita, para sahabat Puisi 2,7, mempunyai pemahaman yang sama tentang perempuan Jugun Ianfu, bahwa mereka adalah bagian dalam menegakkan perjuangan bangsa.
 
Beberapa Nama Jugun Ianfu
 
a.         Emah Kastimah, adalah salah seorang Jugun Ianfu yang terseret ke koridor kekejaman barak militer Jepang.
b.        NyaSengker yang mempunyai nama asli Sumiati, juga salah satu Jugun Ianfu asal Semarang Jawa Tengah. Ia terdampar di sebuah tempat, setelah Jepang menyerah kepada sekutu, yang ia sendiri tidak pernah mengenalnya. Dari orang ini tidak banyak informasi yang bisa diperoleh karena ia telah berada dalam pengaruh sumpah adat setempat.
c.         NyaSembar, nama aslinya Siti Fatimah asal Subang Jawa Barat
d.        Muka Lumi
e.        Mardiyem asal Jogyakarta lahir pada tanggal 7 Pebruari 1929. Ia menceritakan bahwa ia dijadikan sebagai gundik tentara Jepang dengan panggilan Momoye. Ia adalah seorang penyanyi, yang kemudian diming-imingi suatu pekerjaan yang sesuai dengan yang ia harapkan. Sebagai pesandiwara di Kalimantan. Tetapi yang terjadi justru ia dijadikan Momoye, Jugun Ianfu, wanita penghibur oleh tentara Jepang.
f.          Mama Dominggas Unbektu, diketemukan di Pulau Babar Maluku, dalam usia 84 tahun.
 
Tentu masih banyak lagi Jugun Ianfu yang tidak diketemukan. Dengan beragam alasan, baik karena sudah menginggal dunia atau karena merasa malu untuk mengakuinya. Karena, apa yang terjadi pada dirinya, sekalipu tidak ia harapkan, adalah masalah tabu di dalam kehidupan bermasyarakat.
 
Penutup
 
Apa yang dilakukan oleh Jugun Ianfu adalah, apa yang difirmankan oleh Allah swt dalam al-Quran, yang artinya;
 
“Barangsiapa yang melakukan sesuatu tersebab oleh darurat (keterpaksaan), atau perbutan yang tidak disengaja, maka apa yang ia lakukan tidaklah termasuk dosa.” (al-Quran)
 
Demikian, dari sebuah puisi yang sederhana talah lahir sebuah pengakuan eksistensi keadaan nyata di lingkungan kolonialisme Jepang. //Kau lahir dari rahim//Perempuan “Jugun Ianfu//, dua larik tujuh kata, puisi yang memberikan kenyataan pahit tentang kondisi wanita-wanita suci yang dijadikan pemuas sek oleh tentara laknat Jepang.
 
Tentu saja, saya begitu berterima kasih kepada kreator, karena puisinyalah saya bisa mengetahui lebih banyak tentang Jugun Ianfu, pelacur suci yang memberikan pengorbanan lahir dan batin. Tentu pula saya harus mengucapkan permohonan maaf, jika dalam esai apresiatif ini terdapat hal yang tidak berkenan, tidak sesuai dengan harapan kreator, atau hal lain yang menyinggung perasaan. Untuk yang terakhir ini, sungguh tidak saya sengaja dan tidak saya harapkan.
 
(Sumenep, 20 Agustus 2013)
 
Refrensi :
 
Alquranul Karim
Dokumen/Posting Puisi 2,7
http://uniqpost.com//77979/cerita-sedih-jugun-ianfu/
http://m.kompasiana.com/post/sejarah/2012/09/25/jugun -ianfu-potret-kelam-wanita-indonesia/
http://mayapada-prana.1080831.ns.nabble.com/Jugun-Ianfu-Pemuas-Nafsu-Sex-Sepenggal-Kisah-sedih-td9475,html

http://bukumaniak.blogspot.com/2009/06/rekam-hidup-seorang-jugun-ianfu.html?m=1